Mendongkrak Isi Tabungan

Dari sekian banyak resolusi Anda di tahun ini, mungkin salah satunya pasti berkaitan dengan keinginan untuk meningkatkan kondisi keuangan. Kami akan membantu Anda merealisasikan resolusi tersebut. Berikut adalah tip-tip terbaik untuk mendongkrak kondisi keuangan Anda.






Lacak Pengeluaran Anda. 

Catat ke mana setiap Rupiah uang Anda pergi. Simpan kwitansi, slip kartu kredit, bon belanja, dan tulis segala pengeluaran yang lain pada secarik kertas. Atau, Anda juga dapat melakukannya secara digital lewat situs seperti mint.com yang dapat melacak setiap pembelian dengan kartu kredit dan kartu debit. Apa pun pilihan Anda, kuncinya: Jangan sampai ada secangkir kopi atau sepotong roti pun yang tidak tercatat. Hanya dengan mengetahui pola pengeluaran, maka secara otomatis hal tersebut akan menunjukkan cara Anda untuk berhemat.

Menabung untuk Mimpi.

Kebanyakan dari kita terlalu banyak berpikir ketika akan menabung. Itu semua karena terbentur pada tujuannya, seperti mobil impian, apartemen keren, dan pendidikan anak hingga jenjang perguruan tinggi. Masalahnya, jika Anda hanya menunggu, sedangkan waktunya makin lama semakin dekat, maka Anda tidak akan pernah dapat menabung apalagi mewujudkannya. Jadi, mulailah dari sekarang. Sebaiknya perkirakan jumlah maksimum yang mungkin Anda bisa simpan setiap bulan, saran Dan Ariely, Ph.D., penulis Predictably Irrationalyang juga merupakan profesor psikologi dan perilaku ekonomi di Duke University.

Besarkan Dana Darurat. 

Dalam kondisi perekonomian yang stabil, Anda setidaknya harus menyimpan senilai 6 bulan pengeluaran guna berjaga-jaga dalam kasus seandainya Anda terkena PHK. Para ahli keuangan menyarankan, untuk memulainya, simpan sebanyak yang Anda bisa setelah Anda membayar tagihan. Jika Anda bersikeras untuk berpatokan pada jumlahnya, mulailah dengan menyisihkan 10% dari gaji untuk dana darurat.Setelah itu bereskan utang. 



Seimbangkan Anggaran. 

Sebut saja rencana pengeluaran atau strategi keuangan. Intinya, Anda perlu tahu ke mana perginya uang jika Anda ingin menyimpannya lebih banyak lagi. Gunakan lima kategori yang tercantum di sini

Turunkan Suku Bunga Kartu Kredit. 

Pertama, pindahkan semua saldo ke rekening bank penerbit kartu kredit yang menawarkan tingkat suku bunga terendah. Tepat setelah Anda melakukan pembayaran, hubungi salah satu perusahaan kartu kredit tempat Anda berutang sebelumnya dan beritahu mereka bahwa Anda ingin menutup akun karena telah menemukan bank dengan tingkat suku bunga yang lebih baik. Selain itu: Gunakan kartu kredit dankartu debit selama 2 minggu. Kemudian, lakukan setiap pembelian/pembayaran dengan uang tunai. Mengubahnya ke uang tunai akan membuat Anda lebih merasakan sengatan dari setiap Rupiah uang yang Anda keluarkan –dan, itulah yang memang seharusnya Anda rasakan.

Naikkan Bayaran Anda. 

Karyawan harus meminta kenaikan gaji agar dibayar lebih banyak. Tetapi, pengusaha sering melupakan hal tersebut. Jika Anda bekerja untuk diri sendiri, naikkan bayaran Anda jika Anda belum melakukannya dalam 6 bulan terakhir. Tulis surat pada semua kontak Anda. Cobalah untuk berkompromi, ungkapkan keinginan Anda untuk menjaga mereka sebagai pelanggan. Mereka akan tetap tinggal jika mereka memang sudah senang dengan layanan dan produk Anda.

Belajar Melawan Dorongan untuk Membeli.

Anda harus mengantisipasi semua pembelian yang berujung hanya pada pelepasan dopamin –hormon yang membuat perasaan Anda merasa enak. Untuk melawan naluri ini, jangan membuat keputusan untuk menentukan pilihan yang penting ketika Anda sedang tegang atau lelah. Karena, Anda akan cenderung untuk membuat keputusan tergesa-gesa, tegas pelatih eksekutif David Krueger, M.D., penulis The Secret Language of Money. Berikan diri Anda waktu untuk berbelanja sesuatu yang harganya mahal, misalnya Anda akan menunggu setidaknya sampai akhir pekan untuk membeli sesuatu yang harganya lebih dari Rp 1 juta.

Minta Kenaikan Gaji. 

Jika Anda termasuk karyawan yang berharga dan begitu sibuk bekerja sehingga tidak punya waktu untuk membuat strategi gaji, dan saat ini Anda sedang membutuhkan dana. Maka, inilah waktunya untuk membuat rencana. Perlu diingat: Sebaiknya, siapkan perencanaan yang matang. Buat, daftar terperinci yang spesifik tentang prestasi Anda, fokuskan pada bagaimana Anda telah mendongkrak perusahaan hingga menduduki posisi teratas sementara terjadi banyak pemotongan anggaran dalam bisnis. Jangan lupa juga untuk fokus pada bagaimana Anda telah membantu mengembangkan bisnis, mengembangkan projek-projek baru, atau menerapkan strategi baru.

Simpan Uang dalam Deposito. 

Dengan menempatkan senilai 3 sampai 6 bulan dana darurat pada deposito, apalagi reksa dana yang hasilnya tinggi, maka uang Anda akan berpeluang untuk memanen bunga. Tapi, usahakan untuk menempatkan senilai satu bulan dana darurat pada rekening Anda, dengan begitu Anda telah memastikan bahwa Anda memiliki dana yang cukup sesuai yang diperlukan untuk menghindari biaya saldominimum atau ditutupnya rekening Anda. Jika rekening Anda selalu berada pada posisi aman di setiap akhir bulan, pertimbangkan juga untuk menjadwalkan transfer otomatis ke reksa dana.

*) taken from here

Fuad Amaterasu

Seorang opportunis namun realistis. Seorang dreamer tapi bukan heartbreaker (lagi). Seorang gamer yang kadang masih suka keder megang stik kontroller.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar